Minggu, 22 Oktober 2017

Senam Otak, Siapa Takut?!


Assalamualaikum, Sobat Koneksi, semangat pagi! Lama kita tak jumpa ya, hehe. Kali ini saya akan membahas sesuatu yang lain dari biasanya. Apakah itu? Jreng jreeng, saya akan membahas jenis senam yang nggak Cuma menyehatkan fisik tapi juga mencerdaskan. Tepat! Senam otak. Pasti Sobat Koneksi sudah nggak asing kan sama jenis senam yang satu ini? Untuk lebih jauhnya, yuk langsung saja kita sama-sama menyimak ulasan di bawah ini yang dikutip dari berbagai sumber.
Sobat Koneksi yang semoga selalu dalam lindungan Allah, ternyata idak hanya tubuh dan Fisik saja yang memerlukan senam sebagai bentuk olahraga pembentuk badan ideal dan kebugaran, Otak dan Pikiran ternyata ada senamnya lho.
Senam otak yang akan diulas kali ini adalah bentuk senam yang dikhusus kan untuk meningkatkan daya fokus dan konsentrasi serta menyeimbangkan kekuatan otak kiri dan otak kanan yang harmoni. Nah ada dua poin penting yang perlu Sobat Koneksi ingat ;
1. Kemampuan fokus diperlukan untuk memecahkan masalah/persoalan seperti halnya Surya-Kanta mampu membakar kertas karana memfokuskan cahaya matahari pada satu titik
2. Kemampuan konsentrasi diperlukan untuk menjaga pikiran tetap pada jalurnya saat mempelajari sesuatu dan tidak mudah terpengaruh/terpecah oleh keadaan lain.
Oke, langsung saja kita menuju ke “5 Dasar Gerakan Senam Otak yang bisa Sobat Koneksi praktekkan setiap hari. Mari simak bersama ya.

1. Dua tangan didepan dada


tempelkan ujung 5 jari kanan dengan ujung 5 jari kiri (kedua telapak tangan  dijauhkan / tidak menempel), mulailah dengan memutar kedepan bersamaan - jempol kanan dan jempol kiri seperti halnya gerakan mengayuh sepeda, setelah itu putar ke arah sebaliknya. Lanjutkan dengan putaran pada jari-jari lain secara berurutan, lakukan semakin cepat.

2. Dua tangan di depan dada


Tangan kiri telapak membuka (jari-jari keatas), tangan kanan membentuk pistol (ibu jari keatas dan jari tunjuk menunjuk kearah telapak tangan kiri)
Lakukan gerakan jari tunjuk di sentuhkan ke telapak tangan kiri, lalu dilanjutkan dengan pergantian tangan kiri sebagai pistol dan tangan kanan sebagai target tembak, sentuhkan ujung telunjuk kiri tersebut ke telapak kanan, begitu seterusnya usahakan semakin cepat.

3. Telapak tangan kanan diatas kepala, telapak tangan kiri menempel di perut


Gerakkan telapak kanan menepuk-tepuk rambut / naik turun, bersamaan dengan itu gerakkan telapak tangan kiri berputar-putar dengan tetap menempel pada perut.
Setelah beberapa saat … rubahlah menjadi sebaliknya, telapak kiri yang menepuk-tepuk rambut dan telapak kanan yang berputar di perut.
pergantian tugas kedua tangan tersebut supaya berjalan dengan tepat dan usahakan semakin cepat gerakannya.

4. Duduk dengan kedua tangan masing-masing di atas paha


- Tangan kanan mengepal lalu gerakkan naik turun memukul-mukul pada paha kanan.
- Tangan kiri telapak menghadap bawah, gerakkan maju mundur diatas paha kiri.
Gerakan kedua tangan harus bersamaan, setelah berapa saat, sekarang rubah gerakan tersebut menjadi sebaliknya, dimana tangan kiri yang memukul2 dan tangan kanan yang maju mundur.
Memang sulit saat pertama mencoba perpindahan gerakan sehingga menjadi amburadul, namun seiring beberapa kali latihan maka pergantian tugas kedua tangan tersebut akhirnya dapat berjalan dengan tepat dan semakin cepat.

5. Kedua tangan di depan dada

Masing-masing jari telunjuk menunjuk kedepan, lakukan gerakan tangan kanan berputar membentuk lingkaran, dan tangan kiri berputar membentuk Kotak.
Setelah beberapa saat, lanjutkan pergantian tugas … tangan kiri yang berputar lingkaran dan tangan kanan yang berputar secara kotak.

Selamat! sekarang 5 pelajaran senam otak telah Sobat Koneksi kuasai 
Mungkin sulit awalnya, tapi berangsur semakin bisa setelah beberapa kali latihan. Lakukan setiap pagi atau malam, awalnya bisa setiap hari, kalau sudah lancar dan semakin cepat, cukup lakukan setidaknya 2x seminggu seperti halnya olahraga fisik lainnya. Senam ini bisa diterapkan untuk segala umur, bahkan diterapkan pula dalam Terapi Anak Autis agar mereka dapat mengolah daya fokus dan konsentrasi, menyeimbangkan kemampuan otak kiri dan kanan. Semoga bermanfaat dan Semangat Mencoba!


Penulis : Nabila Ikrima

Sumber : http://www.indosister.com/2014/11/tips-5-gerakan-senam-otak-meningkatkan-daya-fokus-konsentrasi-kepintaran.html



Rabu, 18 Oktober 2017

GOODBYE MISCOMUNICATION

Kurang memberikan emoticon dan juga unsur-unsur lain saat melakukan chat dapat menimbulkan masalah tersendiri.  Mungkin saja hal tersebut menimbulkan miskomunikasi pada teman ataupun keluarga yang kita chat. Kita bisa saja dianggap mengatakan kata-kata kasar ataupun menghina walaupun sebenarnya hal tersebut bukanlah maksud dari tulisan chat kita. Nah, untuk mengurangi miskomunikasi yang terjadi, yuk simak tips berikut:

Bijak Huruf Kapital 
Karena tidak ada intonasi wajah dan intonasi suara, orang yang kita chat bisa saja salah mengartikan pesan dengan huruf kapital sebagai tanda kita sedang marah. Huruh kapital yang dipakai di chat messaging umumnya memberi kesan teriak atau amarah. Oleh karena itu kita harus bijak dalam memakai huruf kapital saat chat.

Terapkan EYD
Tidak hanya digunakan untuk menulis kreatif saja, EYD juga berguna untuk chat messaging loh. Tanda baca titik (.), koma (,), tanda Tanya (?) dan sebagainya itu penting untuk menghindari miskomunikasid dalam chat messaging.

Emoticon Sangat Membantu
Emoticon sangat penting disertakan dalam chat. Sekarangpun bentuk emoticon sudah sangat beragam. Kalau kita memberikan emoticon pada pesan yang singkat akan menambah warna dalam chat dan membuat pesan tidak terlalu kaku.

Hati-Hati dengan kata yang ditulis
Ada kata-kata yang mungkin sensitif dibaca ketika chat. Saat sedang melakukan chat messaging sebaiknya menambahkan emoticon ataupun kata-kata tambahan agar tidak menyinggung orang lain. Walaupun sebenarnya kita tidak bermaksud untuk menyinggung perasaannya namun ini bisa saja terjadi karena mereka hanya membaca dari kata-kata yang kita tulis saja

Kirim Suara Atau Video Singkat
Kalau tidak mengetik pesan chat, kita bisa menggunakan voicenotes ataupun video yang disediakan oleh banyak aplikasi chat. Ketika kita tidak berkonsentrasi saat chat, fitur ini bisa digunakan. Dengan mengirim voicenotes ataupun video dapat mengurangi miskomunikasi ketika kita berkomunikasi dengan menggunakan layanan chat ini.

Re-Read Chat
Mungkin terdengar merepotkan apabila hanya karena chat saja harus dibaca ulang. Namun, hal ini juga salah satu hal  yang penting. Sebelum kita mengirim chat maupun balasan chat ada baiknya untuk membaca ulang dulu chat yang ditunjukkan kepada kita. Re-read ini membantu kita memahami isi pesan chat yang ditunjukkan kepada kita. selain itu dengan membaca ulang pesan yang akan kita kirim ini, kita bisa mengira-ngira apakah pesannya akan membingungkan si penerima pesan chat atau tidak.
Nah, demikian tips yang bisa digunakan saat kita sedang melakukan chat messaging.

Sumber : kawanku edisi 190


Penulis : Oki

Jumat, 13 Oktober 2017

Tamagochi Mainan Ngehits di Era 90-an

Tahun 2000-an awal atau tahun 1990-an merupakan masa yang dibilang menyenangkan dan banyak memori terkenang oleh anak 90-an. Sekarang ini berkembangnya permainan virtual yang dikemas dengan efek grafis canggih dan modern sudah merajalela akibat perkembangan teknologi. Namun, apakah kalian masih ingat permainan sederhana seperti tamagochi dan gameboy? Tamagochi dan gameboy merupakan game sederhana yang dahulu banyak dimainkan oleh anak- anak Indonesia. Harga perangkat gameBoy yang ekonomis dan sederhana dan menggunakan batre sebagai dayanya, menjadikan permainan ini menjadi idola bagi anak- anak. Berbeda dengan tamagochi dahulu harganya umayan mahal sekitar 40ribuan, meski tergolong mahal banyak orang tua yang memberikan permainan ini ke anak- anaknya. Karena memang game ini bermanfaat dan mendidik anak- anak untuk peduli terhadap hewan meski hanya virtual. :D
            Kita bahas dulu permainan  populer dari negeri sakura. Dilansir dalam situs www.sibonar.com , sesuai namanya tamagochi merupakan mainan yang pertama kali dibuat di Jepang oleh Akhirio Yoki dan Aki Maita dari perusahaan game di Jepang yaitu Bandai. Game ini pertama kali dijual pada 23 November 1996. Kemudian dari Jepang hingga sampailah tren tamagochi di Indonesia. Berbeda dengan Gameboy ukuran tamagochi rata-rata tergolong kecil , ringan, dan nyaman di tangan. Rata- rata bentuk permainan tamagochi kecil seperti telur namun seiring berkembangnya dan suksesnya games ini terdapat berbagai variasi bahkan ada yang menyerupai digivice dari anime Digimon (Digital Monster). Bagi kalian generasi 90-an pastinya tahun anime digimon yang anak- anaknya memakai sejenis device untuk mengubah monster menjadi kekuatan yang lebih besar. Meski begitu bentuk tamagochi yang kecil memang lebih enak dipegang di tangan. Balik lagi ke Tamagochi, tamagochi merupakan permainan memelihara hewan virtual sederhana.


Rata- rata bentuk tamagochi yang seperti telur ini mudah dibawa dan dimainkan dimanapun dan kapanpun. Selain mungil, tamagochi juga memiliki varian warna – warna cerah kesukaan anak- anak seperti merah, kuning, hijau, biru , merah jambu, dll. Memainkan permainan ini sangat mudah, kita cukup memberi makan hewan virtual kita dengan memberi makan dan minum, membersihkan kotoran yang dibuang , dan bermain permainan sederhana dengan hewan virtual kita. Ibarat game sekarang itu adalah permainan android dan IOS seperti Pou danMoy namun lebih sederhana dengan tampilan grafis hitam putih seperti permainan di gameboy. Jika kita jarang merawat hewan perliharaan di tamagochi maka hewan tersebut bisa sakit dan mati. Yang menjadi permasalahan lain adalah batre pada permainan. Berbeda dengan gameboy yang bisa dengan mudah mencopt dan memasang batre baru, batre di tamagochi lebih kecil dan susah dibuka. Yah, anak jaman dahulu mungkin pengoleksi mainan ini. 
Lalu sekarang bagaimana kabar Tamagochi ini? Jika kita mencari di playstore dan ios mungkin ada permainan sejenis dan bahkan mirip seperti tamagochi. Bagi kalian generasi 90-an yang ingin kembali bernostalgia dan bermain dengan hewan virtual ini ada berita mengenai tamagochi. dilansir dalam laman duniaku.net, Bandai selaku perusahaan yang memproduksi tamagochi ini berhasil meraih sukses dengan penjualan 40 juta unit di seluruh dunia dalam kurun waktu 2,5 tahun. Kesuksesan Tamagochi ini membuat perusahaan bandai memproduksi ulang konsol game ini dalam rangka ulang tahun ke-20 tamagochi.  Produk ini dijual sekitar 1,900 yen atau sekitar Rp 220.000. Sayangnya tamagochi ini hanya dijual di Jepang, namun jika berminat kalian bisa membeli pada website Amazon Jepang.  Produk ini masih sama seperti tamagochi sebelumnya berbentuk telur putih dengan warna hitam putih namun ukurannya lebih kecil. Meski begitu, warga Jepang tetap menggemari dan membeli tamagochi versi terbaru ini.
Kalian juga bisa membeli melalui toko – toko online di Indonesia atau mengunduh melalui ponsel pintar kalian. Tamagochi memang permainan sederhana, namun permainan ini memberka manfaat kita untuk tepat waktu dan peduli terhadap sesuatu hal. Pastinya kalian juga mengingat dahulu kalian bermain tamagochi bersama teman- teman dan mengobrol mengenai hewan peliharaan kalian. Atau mungkin curhat karena batre nya sudah habis dan tak bisa mencopot batrenya. Sebelum ada media sosial dan permainan canggih lain, tamagochi menjadi kenangan dan nostalgia sendiri bagi kalian.



By : Dwi latifatul Fajri

Sumber :

Rabu, 11 Oktober 2017

Prosumption di Era Digital


Prosumption merupakan gabungan dari 2 kegiatan yaitu produksi dan konsumsi. Produksi sendiri merupakan bagian dimana seseorang membuat sesuatu, dan konsumsi adalah bagian dimana orang tersebut menikmati sesuatu yang telah diproduksi. Produksi dan konsumsi semacam ini tentu dalam dunia pemasaran adalah hal yang sangat umum, dapat pula dikatakan seorang penjual adalah produsen dan pembeli adalah konsumen.
Jika kita berbicara anatar produksi dan konsumsi secara terpisah, pasti hal ini sangat mudah untuk dipahami. Untuk penggambarannya ambil saja contoh ketika kita membeli makan di warung nasi padang, ketika kita memesan makanan dan pelayan mengambilkannya, itu dapat kita bilang bahwa pelayan adalah produsen dan kita adalah konsumen. Hal ini tentu merupakan suatu kegiatan yang terpisah.
Namun berbeda lagi apabila kita berbicara mengenai prosumption. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dimana seseorang menjadi seorang produsen sekaligus konsumen dalam satu waktu. Contoh mudahnya kita ambil dari kasus kita membeli makanan di warung nasi padang juga. Ketika kita berbicara ke arah prosumption, kita akan mengambil nasi hingga lauknya sendiri tanpa dilayani oleh pelayan, bahkan sampai membayarnya kita langsung membayar sendiri. Hal ini dapat kita asumsikan bahwa ketika kita berada disana, kita langsung memproduksi barang yang kita inginkan sekaligus mengkonsumsinya secara langsung.


Lalu bagaimana prosumption terjadi di era media?
Perkembangan media saat ini telah masuk ke ranah media baru. Kita sudah tidak lagi berbicara mengenai media mainstream saja, namun kita juga berbicara ke arah media baru, seperti youtube, facebook, twitter, instagram, dan  media sosial lain. Dalam perkembangannya kita mengenal pula apa yang dinamakan era web 2.0.
Dalam web 2.0 ini, kita secara tidak langsung juga telah melakukan prosumption di ranah dunia digital. Ambil saja contoh ketika kita memproduksi konten di instagram, secara tidak langsung kita menjadi produsen, dan ketika ada orang yang meng-like konten kita maka secara tidak langsung kita mengkonsumsi perasaan senang atau puas.Hal tersebut merupakan salah satu contoh dari prosumption di era digital.
Hal serupa juga dapat kita alami di media sosial atau platform lain, seperti di youtube, twitter, hingga facebook. Sehingga mau tidak mau di era sekarang kita pasti akan menjadi seorang prosumer sekalipun kita tidak menginginkannya apabila kita masih menggunakan teknologi di era sekarang. Namun yang paling penting sebagai prosumer kita harus tetap bijak dalam memproduksi konten, jangan sampai kita membuat sesuatu yang sekiranya dapat merugikan orang lain. (khairul)


Penulis : Khairul Syafuddin

Selasa, 10 Oktober 2017

Sweater ini harganya lebih mahal dari iPhone X. Apa kehebatannya?

Indonesia udah mulai masuk musim ujan nih, guys. Saatnya lo bersiap dengan baju-baju hangat, seperti hoodie, jaket, dan sweter. Ada yang menarik nih buat lo yang ingin tetap gaya di kala hujan dengan sweater. Baju hangat ini bisa berubah warna sesuai cuaca!
Perkembangan teknologi menghadirkan berbagai inovasi di ranah fashion. Bukan hanya mood yang dapat berubah-ubah tetapi warna sweater juga dapat berubah-ubah sesuai dengan suhu udara disekitar kita. Bagaimana bisa ya?
Stone Island adalah salah satu label busana pria premium asal italia yang sekaligus merupakan perusahaan fashion yang sangat kreatif dalam menggunakan teknologi. Kini Stone Island mengenalkan sebuah sweater unik yang bisa berubah warna sesuai dengan suhu udara disekitar kita. Sweater termo-sensitif ini dipasarkan dengan label ‘Ice Knit’. Sebelum Ice Knit mereka sempat mengenalkan baju yang bisa pudar warnanya hanya dengan sentuhan tangan.



Untuk koleksi busana musim gugur 2017 ini, Stone Island menghadirkan sweater ‘Ice Knit’ dengan material wol berteknologi ‘thermo-sensitive’. Koleksi Stone Island ‘Ice Knit’ ini merupakan sweater berbasis dengan rancangan rajutan ganda. Bagian dalamnya dirajut dengan wol murni. Sedangkan bagian luarnya dilapisi dengan benang thermos-sensitive eksklusif yang bisa berubah warna saat udara dingin. Lewat ‘thermo-sensitive’ benang-benang yang terajut sensitif terhadap cuaca secara berangsur-angsur akan berubah warna. Namun demikian perubahan warna yang dihasilkan tidak seketika. Hasil warnanya akan terlihat acak namun dengan efek tiga dimensi yang menawan.
‘Thermo-sensitive’ itu sendiri merupakan campuran pigmen yang dapat berubah warna dengan pigmen tekstil pada umumnya. Nantinya saat suhu berubah pigmen bernama ‘thermochromic’ berubah transparan dan pigmen biasa warnanya akan tetap sehingga menyebabkan warna di dalamnya lebih menonjol. Walaupun begitu perubahan warna yang terjadi sangat perlahan. Jadi seringnya sweater tampak seperti baju hangat yang warnanya pudar dan menghasilkan tiga warna yang unik pada sweater.
Saat ini terdapat tiga kombinasi gaya atau warna yang berbeda yang ditawarkan Stone Island pada komsumen, yaitu warna kuning menjadi oranye, zamrud atau emerald menjadi hijau militer, serta gading menjadi abu-abu gelap.
Ice Knit sudah mulai dipasarkan sejak 11 September lalu di gerai online Stone Island. Untuk satu lembar sweater sendiri dibandrol dengan harga 1470 euro atau setara dengan Rp 23,4 juta. Rela merogoh kocek dalam-dalam untuk pakaian berteknologi canggih ini? Ini lah penampakan dari sweater yang disebut mengalahkan harga dari iPhone X ini.




Well, ini pun bukan kali pertama dunia fashion memperkenalkan busana yang bisa berubah warna. Pada era 90-an perusahan Hypercolor sudah mengeluarkan kaos yang dapat berubah warna saat suhu berubah dari dingin menjadi panas. Namun yang berbeda pada item fesyen satu ini adalah pada perubahan warnanya. Kaos ini dapat berubah warna tergantung pada suhu tubuh pemakainya, bukan pada suhu lingkungan.


Penulis : Aprillya Puspita

Senin, 09 Oktober 2017

Generasi Muda dan Kapitalisme

     Saat ini kehidupan generasi muda sangat terasa kenyamanannya. Kemajuan teknologi mau tak mau akan terus berdampak pada ekonomi, sosial, budaya, bahkan politik. Tak heran sebutan generasi Z begitu pas disematkan karena kemajuan-kemajuan yang ada dapat dinikmati langsung oleh generasi muda. Para remaja saat ini begitu dimanjakan denan kemudahan. Pada dasarnya kemudahan itu tidak saja dinikmati oleh kaum muda saja tapi juga generasi lainnya. Namun yang membuatnya berbeda adalah adaptasi dan gaya hidup yang dilakukan generasi X maupun Y biasanya dilakukan karena keharusan atau kebutuhan. Berbeda dengan generasi Z yang bahkan sejak mereka lahir teknologi dan kemajuan lainnya langsung tersedia untuk mereka. Dari ketimpangan itulah dapat dilihat berbedanya gaya hidup mereka.

      Generasi muda yang sudah terbiasa dilingkupi kemudahan akan menganggap kehidupan dianggap untuk bersenang-senang dan memanjaan keinginan mereka. Berbeda dengan generasi tua yang menggap apa yang mereka lakukan berdasarkan berbagai pertimbangan. Mari kita lihat café dan tempat perbelanjaan saat ini begitu digandrungi remaja. Café dulu digunakan sebagai tempat persinggahan atau starbuck yang mengunggulkan layanan mereka kini dijadikan tempat tongkrongan. Game tidak sekedar untuk melepas penat tapi menjadi ajang persaingan bergengsi saat ini. Bahkan tempat wisata didatangi bukan untuk mencari pinik tapi ajang bersaing foto terbaik di instagram. Hiburan – hiburan yang dilakukan kalangan muda saat ini sama sekali tidak salah. Namun yang perlu disadari adalah hampir semua kesenangan tersebut berada pada kumparan pemilik modal alias kapitalis. Kita diajak menikmati kesenangan tersebut sehingga alam bawah sadar menyebut hal tersebut menjadi kata “kebutuhan.” Yang menjadi pertanyaan sampai kapan kita akan terus berada di bawah kendali para kapitalis? Apakah bias kita dapat bebas melakukan sesuatu atau hiburan tanpa ada bayangan para kapitalis?

Penulis : Asmaa Shabrina

Sabtu, 07 Oktober 2017

Menjadi Fans Fanatik, salahkah ?, Menilik Kefanatiakan Penggemar Big Bang

Saat ini sebagian lapisan masyarakat Indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah ‘K-pop’. Banyak masyarakat Indonesia yang mulai menyukai genre musik pop yang sedang hits ini. Demam Korea atau yang dikenal dengan Hallyu di Indonesia telah menjangkiti kalangan anak muda selama kurang lebih sepuluh tahun. Mendunianya demam Korea di dunia, termasuk di Indonesia terjadi karena semua pihak Korea Selatan itu bersinergi. Tak hanya perkembangan teknologi yang semakin maju, Korea juga mengangkat sisi budaya mereka. Kalangan anak muda Indonesia berperan sebagai konsumen potensial budaya popular, menjadi target Negara Korea Selatan untuk membawa masuk budaya K-pop ke Indonesia.
            Budaya K-pop sangat diminati dan dikenal oleh ,asyarakat Indonesia karena menyajiakan variasi music yang bermacam-macam. Musik yang ditawarkan mulai dari pop, dance, electropop, hip-hop, rock, R&B dan juga electronic. Korea memang mampu membaca potensi pasar. Generasi muda yang potensial juga berhasil mereka garap untuk semakin menguatkan posisi mereka di dunia internasional. Ketampanan, kecantikan serta fashion yang menarik dari bintang-bintang atau artis Korea-nya sendiri menjadi alasan masyarakat menyukai budaya K-pop. Salah satu sebab masuk dan menyebarnya demam K-pop di Indonesia adalah sejak dari masuk nya musik dan film drama Korea yang masuk ke Indonesia.
            Akibat demam K-pop ini, banyak masyarakat di Indonesia mulai mengidolakan penyanyi baik boyband maupun girlband dari Negeri Gingseng ini. Salah satu yang banyak diidolakan oleh masyarakat Indonesia yaitu Big Bang. Big Bang merupakan boyband asal Korea Selatan yang dibentuk oleh YG Entertainment. Grup yang resmi debut pada tanggal 19 Agustus 2006 ini beranggotakan G-Dragon, T.O.P, Taeyang, Daesung, Seungri. Sebagai salah satu boyband besar dan terkenal, Big Bang tentu memiliki banyak penggemar yang tersebar di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
            Banyak dari penggemar boyband ini sangat mengidolakan mereka, bahakan ada sebagian dari mereka yang terlalu fanatik atau biasa yang disebut dengan fans fanatik. Fans fanatik adalah sekumpulan orang atau hanya seseorang yang sangat membangga-banggakan idolanya terutama idola fanatiknya yang ia kagumi sefanatik munggkin. Fanatik sendiri artinya teguh dan tidak dapat berubah.
            Fans fanatik ini biasanya terdiri dari anak-anak yang berumur 12 tahun sampai orang dewasa. Mereka sangat mengagumi idolanya dengan sangat berlebihan. Tidak dapat dipungkiri bahwa fans fanatik ini sangat menyayangi idola mereka sendiri-sendiri. Mereka bahkan mati-matian untuk dapat bertemu atau sekedar mendapatkan perhatian idolanya. Mereka mengnggap bahwa idola mereka adalah milik mereka pribadi. Fans fanatik selalu memadati tempat-tempat yang sekiranya akan mendapatkan perhatian idola mereka. Seperti di jejaring sosial facebook, twitter, youtube, instagram dan lain sebagainya.
            Di youtube misalnya, mereka akan mengomentari penampilan dari idola mereka dan memeberikan mention yang ditunjukkan kepada idola mereka. Tak jarang banyak sekali pujian yang mereka lontarkan untuk idola mereka, bahkan mereka juga membuat panggilan khusus yang mereka berikan untuk idolanya.
            Big Bang selaku boyband yang memiliki banyak penggemar ini juga memilik penggemar fanatik. Dikutip dari berbagai sumber, banyak kelakuan dari fans fanatik dari Big Bang ini yang kadang diluar akal sehat. Salah satu contohnya yaitu seorang perempuan yang rela menyayat bagian lengan dan lehernya hingga mengeluarkan tetesan darah segar. Tetesan darah itu, bersama sepucuk surat cinta Ia unggah ke media sosialnya. Hal itu Ia lakukan sebagai bukti cintanya matinya terhadap sang idola. Sang perempuan yang diketahui sebagai fans fanatik G-Dragon Big Bang, salah satu penyanyi papan atas asal Korea Selatan. Ia sengaja melakuakan tindakan nekat tersebut untuk manarik perhatian sang idola.
            Aksi-aksi tersebut kerap sekali terjadi, bahkan bukan hal aneh di Korea Selatan. Dalam budaya K-pop, fans fanatik semacam itu disebut dengan sasaeng. Istilah sasaeng berasal dari bahasa Korea, yakni sa (pribadi) dan saeng (kehidupan). Artinya orang yang suka mengganggu kehidupan pribadi orang lain. Sasaeng bukan cuma berulah di Negara asal sang artis K-pop, tetapi juga mereka ada berbagai penjuru dunia. Mereka meneror idola mereka dengan beragam cara.
            Kadang, sasaeng tidak hanya menyakiti diri mereka sendiri tapi juga melukai idola mereka. Tujuannya hanya satu yaitu agar mereka diingat oleh sang idola meski dengan cara buruk sekalipun. Kelakuan dari fans fanatik Big Bang yang lain, yang diambil dari berbagai sumber yaitu mereka samapi nekat dan berani untuk mmberhentikan mobil yang dikendarai oleh personel Big Bang. Mereka dengan seenaknya, tanpa memikirkan bahaya memblokir jalan dan menghentikan mobil dari berbagai arah. Upaya nekat itu mereka lakukan hanya untuk mendapatkan gambar dari sang idola. Tidak jarang para sasaeng ini menunjukkan kefanikan mereka di media sosial, salah satunya yaitu dengan mengomentari penampilan mereka di youtube. Meraka akan memberikan mention langsung kepada sang idola, agar mereka diingat oleh sang idolanya.

                        Fanatisme yang berlebihan, di manapun, hanya akan memberikan kerugian. Sasaeng pun demikian. Mereka hanya akan meninggalkan kenangan buruk bagi sang idola, yang hasil akhirnya justru akan menjauhkan mereka dari sang idola. Fans hanyalah fans. Fokus mereka hanyalah untuk mencintai dan mendukung idola mereka bukan malah sebaliknya.

Penulis : Dhiajeng